Sinopsis Thai Movie Present Perfect Part 2 (End)

HARI KESEMBILAN





Hari ini Pam mengajak Uk ke danau untuk naik perahu. Saat Pam dan Uk tengah asyik tertawa sambil mendayung, seseorang menyapanya dari perahu yang berbeda, “Pam.. apa kabarmu? Aku tidak bisa menghubungimu, masih tinggal di tempat yang sama?”.  Pam melirik si penanya lalu mengangguk pelan. Si penanya yang tak lain teman laki2 Pam bertanya siapa anak kecil yang bersamanya itu? Pam menjawab, “dia keponakanku, putrinya Pee”. Laki2 itu bertanya lagi siapa nama keponakannya? Karena dia begitu lucu. Uk langsung tersenyum senang mendengarnya. “namanya Uk”, ujar Pam. Pam tampak malas menanggapi pertanyaan laki2 tersebut namun raut wajahnya justru memperlihatkan kalau Pam ingin sekali menoleh dan menatap lebih lama bahkan berbicara dengan laki2 tersebut tetapi, lagi2 ia menahannya.


Begitu juga dengan laki2 tersebut, ia bertanya pada Pam dengan canggung, ia menanyakan apa Pam ada waktu kosong nanti malam? Uk langsung menggelengkan kepalanya  agar Pam menolak ajakan laki2 itu. Pam berkata, “nanti malam ulang tahunnya Uk.”
Giliran Pam yang bertanya, “apa kau sendirian disini?” laki2 itu menjawab, “ohh, tidak ada seseorang yang sedang menunggu disana,” laki2 itu lalu pamit pada Pam yang terdiam mendengar jawaban laki2 tersebut.
“siapa laki2 itu bibi?”, Tanya Uk polos, Pam berkata kalau itu temannya. Teman ya? Ohhh, Uk mengangguk2 mengerti dengan wajah nan imut hehehe.


Pam tertegun saat melihat laki2 tadi menghampiri seorang perempuan hamil yang tak lain adalah istrinya dan juga anak perempuannya. Mereka terlihat bahagia. Hati Pam hancur dan tanpa sadar menggenggam kuat tangan mungil Uk, “Bibi Pam, tanganku sakit” Pam tidak bergeming, Uk kembali mengeluh sakit, Pam tersadar dan buru2 melepaskan tangan Uk, ia berusaha menutupi sakit hatinya dengan bertanya pada Uk, “hari ini ulang tahun mu, apa kau gembira?” Uk menganggukkan kepalanya, “kalau begitu, ayo kita rayakan!”, ujar Pam dengan ceria. Uk teriak kegirangan.

Malam harinya, Uk ternyata ketiduran dan Pam yang sudah membawa kue ulang tahun hanya bisa memandanginya, begitu juga dengan Best dan Boy. Mereka bertiga menghela nafas, perayaan pesta ulang tahun ini tidak berarti tanpa adanya Uk.

Boy jengkel dan bertanya apa yang sudah Pam lakukan bersama Uk sehingga membuatnya tertidur pulas begitu? Pam berkata kalau mereka menghabiskan waktu untuk mendayung perahu. Boy dengan sikap kemayu2nya meyindir Pam, “dimana? Peternakan buaya?, lihatlah dia tidur seperti mayat.” Pam tersenyum tipis. Sementara Best menyelimuti Uk.

Boy curiga melihat ekspresi Pam yang agak aneh tak seperti biasanya, sambil mengernyitkan dahinya ia menebak kalau Pam bertemu dengan seseorang, “kau bertemu dengan Tum kan??”
Pam sedikit terkejut, “bagaimana kau tahu?”
“apa yang ada dibumi ini yang tidak aku tahu”, ujar Boy membanggakan dirinya
Pam berkata kalau pertemuan ini hanya kebetulan saja.
Gaya bicara Boy berubah serius, “apa kau lupa? Setelah semua hal mengerikan yang dia lakukan untukmu”.
“sepertinya ia juga punya anak”, ujar Pam lirih. Tampak jelas jika raut wajahnya menunjukan kesedihan.


Boy kaget mendengarnya, “apa kau baik2 saja?” Pam mengangguk pelan, Boy khawatir dengan Pam, ia pun mencoba menghibur Pam, “jangan pikirkan lelaki macam itu. Ada seseorang yang lebih baik. Aku tidak membicarakan anak itu, tapi Dia.” Boy menunjuk Best yang tengah asyik menjepret dirinya dan Uk yang tengah tertidur pulas. Pam langsung menggeleng kencang.
“oohh percayalah, apa yang ada dibumi ini yang tidak aku tahu”, ujar Boy sambil tersenyum meyakinkan.


Saat akan pamit, Best dan Boy melihat kedatangan Tum yang tak lain laki2 yang dijumpai Pam tadi pagi. Boy mengajak Best untuk segera pergi.
Tum tersenyum pada Pam, “hari ini ulang tahun Uk, jadi aku membawakannya hadiah.” Pam tak menjawab, ia malah menatap sinis Tum. Senyuman Tum langsung sirna, ia menyadari kalau Pam masih menyimpan rasa kecewa dan marah padanya, “Pam…maafkan aku. Aku memintamu untuk melakukan “itu” aku tak punya pilihan”.
“kau membuat pilihanmu sendiri”, sahut Pam.
Tum terdiam mendengarnya, Pam tahu Tum merasa bersalah, ia lantas berkata sambil menahan emosinya, “lupakan saja. Kau memiliki orang2 yang harus kau jaga dan aku pun juga harus menjaga milikku. Kumohon pergilah..”


Pam akan menutup pintu kamarnya, namun dicegat oleh Tum, “tunggu sebentar. Tolong berikan hadiah ini pada Uk”. Pam mengambil hadiahnya lalu buru2 menutup pintu, namun, lagi2 Tum mencegahnya.
“aku bertanya padamu dengan sungguh2…….., berapa umur Uk?” tampaknya Tum ingin sekali berbicara dengan Pam, ia berusaha menanyakan hal2 yang berhubungan dengan Uk untuk menarik perhatian Pam, dan pertanyaan ini membuat emosi Pam semakin naik, “apa urusanmu ingin tahu??”
Pam langsung menutup pintunya dengan kasar. Tum hanya bisa berdiri mematung, terdiam tanpa kata dengan sikap Pam.

Sepeninggal Tum, Pam menangis sesegukan di atas sofa diiringi music ulang tahun. Malam yang seharusnya penuh dengan keceriaan berubah menjadi kesedihan. Tangisan Pam terdengar Uk, ia lantas menghampiri Pam lalu mengelus2 punggungnya dan memeluknya dengan hangat bahkan Uk juga memasangkan headphone ke telinga Pam untuk menghiburnya. Pam dan Uk tertidur pun tidur bersama, sesaat Pam membuka matanya dan  memandangi Uk seolah tak ingin Uk pergi dari sisinya.


Seseorang sedang mengetuk pintu kamar Pam, ia lantas membuka pintunya dan ternyata itu Best. Best menyerahkan sebuah amplop yang berisikan foto-foto dan kemera pocket untuk Pam. Best melakukannya atas permintaan Uk yang ingin memberikan kejutan pada bibinya karena Uk besok akan pergi.
Pam segera merebut amplop tersebut dan sempat menegur Best kalau Best sangat mengganggu, jika musiknya tidak keras, jangan datang mengetuk pintu kamarnya lagi. Pam lantas menutup pintunya dengan kasar dan meninggalkan Best yang tampak kesal dengan perubahan sikap Pam, namun ia mamahaminya dan lebih memilih untuk tidak mengajak Pam berbicara.
Amplop pun dibuka, terlihatlah kumpulan beberapa foto, dan foto pertama adalah wajah Uk.

Flashback

ketika pertama sekali Uk mengambil kamera poket milik Pam dari kardus, ia mecoba menekan tombol yang berada dikamera yang tanpa sengaja malah men-jepret dirinya sendiri. Uk tersenyum dan mulai saat itu Uk mulai memotret objek yang sangat disayanginya.
Foto Pam tengah berdiri di samping perahu, diambil saat mereka pergi mendayung perahu bersama.
Foto kebersamaan Pam dan Best saat mereka berdua tengah asyik berbicara.
Foto Pam yang terantuk besi tong sampah, diambil saat Pam panic mencari Uk yang dikiranya telah diculik sama Best.


Foto berikutnya adalah foto ketika Pam tertidur di atas lantai, foto Pam saat berada di bar café dan perpustakaan.
Bahkan foto saat Pam tengah menikmati Animal Party bersama kawan2nya pun ada. Perasaan Pam benar2 larut dalam setiap gambar tersebut, bahkan perasaan ini membawanya kembali pada kenangan masa lalunya.

Flashback


Pam merendamkan badannya dalam bathub dalam waktu yang lama, membuat kakaknya masuk menghampiri Pam. Ia sempat berpikir kalau telah terjadi sesuatu yang buruk pada Pam, sehingga membuat Pam tidak mengangkat telponnya.
Pam diam tak bergeming, matanya terlihat sembab.
Kakak menatap Pam dengan sedih, “sudahkah kau mengatakan padanya? Aku sudah membelikanmu tiket ke Inggris (U.K) dokumennya ada di atas meja. Dan aku juga sudah memberitahu ibu. Kau pasti tau bagaimana reaksinya.”
Kakak lalu tersenyum sambil mengelus perut Pam yang sudah membesar, ia berkata tugas Pam sekarang hanyalah melakukan apa saja untuk melahirkan bayi yang sehat, sedang ia akan mengurus sisanya. Pam hanya bisa menatap perutnya dengan pasrah.

Pam akhirnya melahirkan buah hatinya yang cantik yang tak lain adalah Uk, namun dirinya tak terlihat bahagia, berbeda dengan kakak begitu gembira ia langsung mengambil kamera untuk memotret Pam dan anaknya. 
lagu If You Could Turn Back Time berputar mengiringi setiap kejadian masa lalu Pam.




♪♫ Seharusnya aku tahu dimana kau berada
Ketika kau tak punya siapa-siapa
Mengepa bukan aku yang bertemu denganmu pertama sekali
Dapatkah aku memutar kembali waktu
Merawatmu sebelum terlambat
Mengatakan “aku mencintaimu” sebelum ada yang pernah melakukannya
Jika aku bisa memutar kembali waktu
Apakah kau mencintaiku? ♪♫

Flashback End



Pam benar-benar menyesal dengan masa lalunya, ia sendiri yang telah memutuskan untuk tidak merawat Uk dan memberikan hak asuhnya pada sang kakak. Seandainya masa itu bisa terulang, ia pasti akan menjadi orang pertama yang berkata… Pam bergumam lirih pada Uk yang tertidur pulas “Ibu mencintaimu”.

HARI TERAKHIR


Uk bangun dari tidurnya, ia tersenyum melihat amplop dan kamera yang ada disisi bantal lalu beranjak memeluk Pam yang masih tidur di sampingnya.

Kakak akhirnya datang menjemput Uk, “Uk ! apa kabarmu?” Uk langsung memeluk erat ibunya. Mereka berdua saling peluk melepas rindu yang sangat. Pam hanya bisa tersenyum tipis melihat keharmonisan mereka berdua.

Pam berbasa-basi pada kakaknya agar dia makan malam dulu sebelum pulang. Tapai sang kakak menolaknya, ia ingin cepat2 kembali ke rumah bersama Uk.
“tinggallah semalam lagi disini”, pinta Pam, ia seolah tak mau Uk dan kakaknya pergi secepat itu. “tak apa, aku sudah membeli tiket.”, jawab kakak.
Pam buru2 meminta sang kakak untuk menunda keberangkatan dan biar dia yang akan mengganti tiket pulang mereka.

“Pam, aku harus kembali kerumah”, ujar kakak. Ia lalu menyuruh Uk pamit dan berterima kasih pada Pam.
Uk dengan sopannya langsung meminta izin dan menyerahkan kamera dan amplop pada Pam, “bibi Pam, aku mencuri kameramu dan ini untukmu….”
Kakak Pam tertegun melihat kamera kenangan itu.


Sebenarnya kejutan ini sudah diketahui Pam, namun ia memilih untuk menutupinya, “wah, benar2 kejutan, kau menghadiahkan untukku.” Uk mengangguk, ia lalu menyuruh Pam untuk membuka dan melihatnya. Uk dan Pam saling melempar senyuman lebar ketika melihat foto2 hasil jepretan Uk.  
Pam lalu mengelus2 kepala Uk, dan mereka berdua saling berpelukan erat.
Kakak pam menatap haru mereka berdua, ia sadar memang naluri kedekatan antara ibu dan anak yang sesungguhnya tak bisa dinafikan, “Pam terima kasih banyak”, ujarnya


Pam melepaskan pelukan Uk, Air matanya  menetes, namun ia berusaha untuk tersenyum “datanglah untuk melihatku kapan2 ya?” Uk mengangguk sedih dan melambaikan tangannya kapada Pam, lalu beranjak pergi bersama ibunya.



Sepenggal Uk dan kakaknya, Pam memotong foto bayi Uk saat ia baru lahir dan memasukkanya ke dalam dompet. Ia mengambil foto dirinya bersama Best, dan tersenyum melihat pesan Uk di balik foto tersebut, “Bibi Pam bisa bermain dengan Pam Best saat Uk tak ada di sampingmu”.


Suasana menjadi sepi kembali, Pam memilih menghidupkan music kesukaannya. lalu duduk sendiri sambil menutup mata menikmati irama music tersebut, dalam diamnya mata Pam sontak terbuka ketika mendengar suara ketukan pintu. 

-END-

Komentarku:

jujur awalnya aku pikir film ini bercerita mengenai kisah Pam yang harus menjaga keponakannya sendiri, tapi ternyata beda, disitulah digambarkan sisi lain dari masa lalu Pam. Uk itu anaknya Pam. cukup terkejut mengetahui kebenaran ini. tapi juga mengharukan melihat kedekatan fisik dan bathin antara Uk dan Pam. meskipun masa lalunya  pahit,  but Life must go on, akhirnya ia bisa menerimanya dengan lapang hati  dan bahkan mengikhlaskan diri mungkin untuk membiarkan Uk diangkat menjadi "anak" oleh kakaknya sendiri. ada banyak pertanyaan yang belum terjawab, gimana hubungan Pam dan Tum di masa lalu hingga Pam harus melahirkan anak mereka seorang diri, apakah Uk akhirnya bakal tahu Pam adalah ibu kandungnya, dan lagi bagaimana kisah romansa yang mulai kelihatan antara Best dan Pam, dan masihhh banyakkk lagi. Hftt....mungkin karena ini short movie kali yang ingin membiarkan para penoton bisa mengambil pesan positif dibaliknya, Two Tumb Up  buat sutradaranya karena jago banget membuat alur cerita yang ga bisa ketebak. aku aja sampe berulang kali menonton film ini untuk bisa memahami alurnya. film pendek yang diadaptasi  dari lagu  If You Could Turn Back Time milik Peet Peera ini benar2 memberikan pelajaran berharga bagi generasi muda agar jangan salah mengambil langkah dalam hal apapun, karena setiap perbuatan ada akibatnya.  hmmm... sesuai judulnya Present Perfect Tense, mungkin bisa dikatakan bahwa kenangan pahit masa lalu Pam telah memberikan hadiah terindah yang baru disadarinya dalam kehidupannya sekarang. Uk menjadi kado yang patut disyukurinya. at least, this short movie is really recomended for watching guys, ada si cantik Aom Shusar dan si imut Uk. and maksi ya uda baca sinopsis abal2 ini, maaf kalo tulisannya jelek maklum aku ini masih amatiran --" .........ok, see ya in the next synopsis :)

23 komentar:

  1. Wahhh..akhir'y ada jg yg bwt sinop short movie ini.thanks^^ q udh menonton"y beberapa bulan lalu,suka bgt m akting aom disini..kerennn

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, i write it, coz i love the story and our beauty aom ;)

      Hapus
  2. G nyangka di akhir cerita malah jd nangis sendiri..
    Bgs ceritax...
    Thx sinopsisx sist 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 de... yup unpredectable alur,a hehe :)

      Hapus
  3. thanks udah share sinopsisnya , bagus postingannya

    BalasHapus
  4. Ini mirip2 bomi's room, korean movie sih..

    BalasHapus
  5. Hmm gimana ya kelanjutan best dan pam? Suer gue suka banget ama mereka kalo jadi couple >•<

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha aq suka mreka juga, coba aja bkn short movie, pasti bakal ada kelanjutan hubungan pam sma best =D

      Hapus
  6. mba mba.. ini lagu yg dipake lagunya sapa ya? judulnya apa? :'3 enak didenger, suka deh :'
    btw sinopnya '-')b

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang Da II feat Jung Key - “We’re Different”
      bisa di DL di kmusicdl saeng,
      mksi uda berkunjung :))

      Hapus
  7. Thanks sis udah share sinopsisnya yaaaaa, jadi ga penasaran lagi deh hehehe

    BalasHapus
  8. Bagus gan filmnya menyentuh hhe. Aom super cantik difilm ini.
    Ada yg tau instrument or lagu apa yg dimainin pas aom sama uk lagi nyirambunga yg kaya siluet gitu gambarnya. ?

    BalasHapus
  9. Kmu Bloger yg keren... akhirnya paham gara" tulisan kmu inii.. yg artinya difoto best sama pam itu kan bahasa thailand jadi gatau artinyaa... kereennn ...

    BalasHapus
  10. Sampee nangiss nonton film inii.. kereeenn dehh.. kasian aom hehhe aku kira juga cuman dititipin ponakan.. eh ternyata anaknyaa

    BalasHapus
  11. Awal.a kuberpiki ran kayak gini, tpi gk terlalu yakin.
    dengan adanya sinopsis ini aku jd lebih paham
    Thanks a lot... :)

    BalasHapus
  12. baru nonton skrg :( huhuhu nyentuh bgt filmnya

    BalasHapus
  13. Terimakasih atas sinopsisnya.suka banget.

    BalasHapus
  14. Terimakasih atas sinopsisnya.suka banget.

    BalasHapus
  15. halo semua,a terima kasih sudah membaca dan berkomentar^^

    BalasHapus
  16. Instrument yang pas aom liat foto2 judulnya apa ya. Trms

    BalasHapus

thanks for visiting and don't forget to drop ur comment guys ^_^